Selasa, 14 Agustus 2018

Bijak Mendidik Generasi yang Dikuasai Dunia Maya


Oleh: Susana Febryanty

            Internet seolah menjadi benda ajaib yang mampu menghipnotis banyak orang. Tak jarang pula anak dan remaja kita tenggelam dalam kenikmatan yang ditawarkan oleh maya. Apakah hal tersebut baik bagi perkembangan mereka. Bagaimanakah cara membimbing anak di tengah derasnya arus perkembangan terkhnologi informasi saat ini?

            Beberapa waktu yang lalu, pemberitaan di negeri ini diramaikan oleh kehadiran Tik Tok. Berita mengenai aplikasi video musik dan jejaring sosial ini semakin memanas setelah munculnya berbagai konten yang dinilai negatif bagi perkembangan anak dan remaja. Hal ini kemudian ditanggapi positif oleh Kominfo yang segera melakukan pemblokiran terhadap aplikasi tersebut.
            Peristiwa semacam ini ternyata bukanlah yang pertama kali terjadi. Beberapa aplikasi media sosial seperti Imgur, Reddit, Tumblr, Telegram, dan Vimeo juga sempat mengalami pemblokiran oleh pemerintah karena mengandung konten yang negatif. Padahal sebagai masyarakat awam tak dapat menahan arus teknologi internet dan berbagai aplikasi yang berkembangan dengan sangat cepat. Lalu apa yang perlu dilakukan untuk mencegah dampak negatif dari penggunaan berbagai aplikasi internet di keluarga dan anak-anak kita?

Gambar dari Serempak.id

Dua Sisi

            Di era digital saat ini, penggunaan smartphone alia gajet seolah menjadi kebutuhan sebagian besar masyarakat kita termasuk ank dan remaja. Selain digunakan untuk menelpon dan berkirim pesan, aplikasi internet yang kian beragam menjadi daya tarik bagi anak-anak kita untuk betah berlama-lama memainkan gawainya. Bahkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh UNICEF yang dipublikasikan pada tahun 2014 lalu diperkirakan bahwa pengguna internet di kalangan remaja mencapai hingga jumlah 30 juta. Angka yang sangat fantastis bukan?  Penggunaan internet ini tentunya memiliki dampak yang terhadap aktivitas keseharian mereka, seperti pergaulan dan kegiatan belajar anak-anak tersebut.
            Keberadaan aplikasi internet dapat diibaratkan seperti sebuah sebuah pisau. Dimana pisau dapat digunakan sebagai alat bantu untuk memotong benda. Namun di sisi lain pisau juga dapat dijadikan alat untuk membunuh orang lain. Demikian juga dengan berbagai aplikasi internet yang dapat digunakan untuk membantu aktivitas komunikasi kita, namun jika digunakan secara tidak tepat maka kita pun akan mengalami berbagai kerugian.
            Beberapa efek negatif yang dapat timbul jika internet digunakan secara tidak tepat, terutama jika penggunanya ialah anak-anak dibawah umur seperti:

  • Kekerasan

Seringkali kita menemukan kenyataan yang cukup pahit mengenai tingginya kekerasaan yang berlaku di dunia maya. Sering kali, kita mendapati komentar yang bernada kasar bertebaran di kolom-kolom komentar sejumlah media sosial. Tak sedikit pula netizen yang melakukan bullying secara online kepada seseorang. Bahkan beberapa orang remaja ditemukan mengkhiri hidupnya karena tak tahan menghadapi cyberbullying tersebut.

  • Sasaran Kejahatan

Usia anak dan remaja pastinya tak mampu untuk mengontrol diri serta berbagai aplikasi internet yang digunakannya. Tanpa sungkan anak dan remaja kita memamerkan foto benda-benda yang dimilikinya melalui akun media sosial mereka. Hal ini bukan tak mungkin akan mengundang niat-niat tak baik dari beberapa orang. Selain itu pula, pemasangan foto-foto tak jarang menarik perhatian pengidap pedofilia yang tengah mencari sasaran pelampiasan hasrat mereka.

  • Perubahan Perilaku

Penggunaan gawai dan aplikasi internet di kalangan anak dan remaja nyatanya turut andil dalam perubahan perilaku mereka. Tak  sedikit orang tua yang kemudian mengeluh karena anaknya lebih fokus pada telepon genggam mereka dan cenderung acuh pada lingkungan sekitarnya. Bahkan ada pula anak yang kemudian lalai pada tugas-tugas kesehariannya dikarenakan asyik bermain gawai. 

           
            Walau demikian, pada dasarnya aplikasi internet juga memiliki berbagai manfaat yang tidak dapat kita kesampingkan. Beberapa kelebihan dari penggunaan internet tersebut antara lain:

  •   Informasi dan Komunikasi

Penggunaan berbagai aplikasi internet nyatanya memudahkan setiap orang untuk berkomunikasi dan  mendapatkan informasi secara cepat. Hal tersebut tentunya akan sangat berguna bagi anak dan remaja kita untuk memperoleh informasi dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menunjang pendidikan mereka. Beberapa aplikasi bahkan dapat dijadikan sebagai alat praktek bagi anak untuk meningkatkan kemampuan mereka misalnya saja dalam berbahasa asing.

  • Memperluas Pergaulan

Penggunaan aplikasi internet tertentu dapat membuka peluang bagi setiap orang untuk memiliki banyak sahabat di bagian bumi yang lainnya. Hal ini tentunya memberikan wawasan pada anak untuk mengenal berbagai budaya dari daerah dan negara lainnya.

  •  Memancing Kreativitas

            Selain dapat memberikan hiburan, penggunaan beberapa media sosial sering
kali memunculkan kreativitas pada anak dan remaja untuk menghasilkan sebuah karya. Tak jarang, muncul selebriti-selebriti baru yang berusia sangat belia berkat penggunaan aplikasi sosial sebagai media tayang mereka. Seperti misalnya remaja bernama Bowo, yang mendadak terkenal dikarenakan video Tik Tok yang diunggahnya.

Tepat Guna

            Pada akhirnya kita akan menyadari bahwa penggunaan aplikasi internet adalah sebuah kemustahilan untuk dihindari di zaman ini. Apalagi kian hari jumlah aplikasi internet yang bermunculan pun semakin meningkat. Berbagai aplikasi tersebut menawarkan sejumlah konten yang menarik perhatian anak dan remaja. Tak sedikit anak yang kemudian menjadikan aplikasi-aplikasi internet tersebut sebagai media berekspresi mereka. Lantas, apakah kita hanya bisa pasrah dan membiarkan anak-anak kita terus tenggelam dalam derasnya arus dunia maya?
            Sepertinya  kita semua patut belajar banyak dari warga Kampung Leles, Condongcatur, Depok, Sleman Yogyakarta yang menetapkan aturan pemakaian gawai bagi setiap warganya. Pada sore yaitu sekitar pukul 16:00 hingga 18:00 tidak diperkenankan untuk bermain gajet, bahkan anak-anak tersebut diperkenankan untuk bermain dan beraktivitas di luar rumah. Kemudian pada malam hari, pada pukul 19:00 sampai 21:00 orang tua juga diwajibkan untuk menonaktifkan ponsel mereka dan mendampingi anak-anak yang sedang belajar. 

Video dari 

 

            Hal yang sama sebenarnya juga bisa diterapkan oleh setiap keluarga di Indonesia. Karena bagaimana pun canggihnya aplikasi internet, pembentukan moral anak-anak kita sangat tergantung pada orang dan keluarga tempat ia berasal. Beberapa cara yang dapat dilakukakan dalam mendidik anak di era internet ini antara lain:

  • Mengikuti Perkembangan

Orang tua tidak mungkin bisa melarang anak menggunakan aplikasi internet tertentu. Karena bukan tak mungkin, jika dilarang, anak justru akan bermain-main di belakang kita. Oleh sebab, itu tak ada salahnya untuk mencari tahu dan mempelajari mengenai aplikasi tertentu. Dengan demikian kita bisa memahami perbedaan masing-masing aplikasi dan penyebab ketertarikan anak untuk memainkannya.

  • Aturan yang Tegas

Sebagai orang tua kita tak ingin anak kita bertindak seenaknya, termasuk dalam penggunaan aplikasi internet. Oleh sebab itu, orang tua perlu membuat aturan jelas mengenai penggunaan internet dan gawai. Misalnya saja waktu pemakaian  ponsel bagi anak, serta larangan bagi anak untuk bermain gajet di kamar pribadi. Beri sangsi yang tegas bila anak melanggar aturan.

  •  Berkomunikasi Layaknya Sahabat

Orang tua perlu mengkomunikasikan berbagai hal termasuk aplikasi internet yang digunakan layaknya sahabat bagi anak. Anak perlu tahu bahwa segala larangan dan aturan yang diterapkan orang tua semata-mata ditujukan untuk melindungi mereka.

  • Beri Dukungan

Anak tentunya menginginkan dukungan dari orang tua mereka. Oleh sebab itu, berikan dukungan dan suport pada anak yang menggunakan aplikasi internet sebagai media berkreativitas dan belajarnya.  Misalnya saja anak yang tertarik pada film dan menjadikan media sosial Youtube sebagai sarananya untuk mempublikasikan karya yang dibuatnya, maka sudah sewajarnya bila kita sebagai orang tua mendukung keinginan anak tersebut.

            Bagaimana dengan Anda sebagai orang tua? Rasanya kita tak perlu khawatir akan kecanggihan tekhnologi saat ini. Asalkan kita tidak menyerah pada nasib, yakinlah anak kita tak akan mugkin tenggelam dan terhilang dalam derasnya dunia maya. Bila Anda ingin tahu lebih banyak lagi mengenai cara menjadi orang tua yang canggih di dunia digital silakan kunjungi sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id. Selamat berjuang para orang tua bijak…! #sahabatkeluarga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar